Month: November 2010

gak welcome – slank

saat kau ada malah menyesakkan dada
lagi disampingmu rasanya ingin menghindar
waktu ingin memelukmu, sebaiknya jangan…

kita harus bicara…
sayang.. ada apa? aku dengar kabar yang nggak sengaja kudengar
apa benar begitu? apa memang begitu?
jujurlah… bicaralah… tentang kita… jalan kita…

didepan aku kamu belaga lugu, tapi semua teman2mu bilang kamu fuckin’ around selalu
kini ku tau cinta dan sayangmu palsu, pergi jauh dariku, kamu kini nggak welcome dihatiku…

bibirmu, tatap matamu…
arum membuluh
mungkin bisa menipuku

tapi hati ini
gak bisa tinggal diam
hanya diam
jujurlah,,, bicaralah

di depan aku kamu belaga lugu, tapi smua teman2mu bilang kamu itu fuckin’ around slalu.
kini ku tau cinta dan sayangmu palsu, pergi jauh dari mukaku, kamu kini nggak welcome dihatiku.

kalau kau tetap cinta padaku,
aku benci dirimu
kalau kau bener-bener sayang padaku,
aku lagi gak mau tahu

kalau bener-bener cinta padaku…..
go to hell
karna cintamu palsu!!

Linux bukan agama!

hehehe, judul yang aneh… iya memang, itu yang saya tangkap dari buku karangan S’to yang berjudul fedora 8 from zero to hero. disitu ada tulisan pembuka mengenai fanatisme linux, ehem… intinya yang saya dapat dari tulisan tersebut yaitu linux bukan agama, di agung-agungkan, di bela mati-matian, ga boleh ada yang ngejek, jika ada yang bilang jelek dikit langsung diserang abis-abisan. wow… kaget saya baca tulisan tersebut, bener juga saya pikir…

tadi siang ga sengaja liat majalah chip edisi 11/2010, ada opini S’to mengenai radikalisme software, intinya mengenai fanatisme yang berlebihan mengenai linux / opensource. baca ndiri aja deh majalahnya 😀 . bagaimana pendapat anda?

hmmm…. kalo tadi opini orang… kini opini saya yang saya paparkan… (pendapat kan boleh… ga ada yang ngalarang, soal suka g suka terserah anda, saling menghormati pendapat orang aja 😀 ) :

linux memang sistem operasi dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, tapi yang membuat beda adalah lisensinya. jika kita menggunakan software berpemilik (propietary) tapi ga legal ya sama aja maling. mending perangkat lunak bebas, kita bisa bebas ngrubah (kalo bisa :D), mempelajari (kalo bisa juga :D) dan berbagai macam kebebasan yang tertuang dalam “free software” nya richard stallman. itu tadi semua tergantung pemakainya peduli kagak sama yang begituan 😀 , tapi orang awam sama orang kuno saya kira ga peduli dengan masalah “kebebasan” itu, yang mereka tau tinggal make, gratis, ga peduli asli/bajakan, legal/illegal. freeware tidak sama dengan “free software” dan “open source”.

di undang-undang negara kita sendiri melarang penggunaan software ilegal hanya untuk keperluan bisnis, jadi untuk keperluan pribadi ga masalah.

terserah anda mau pake linux atau tidak, itu pilihan anda. saya memlih pake linux, saya mencintai linux dengan segala kekurangan dan kelebihanya. jika tidak mau pake linux jangan menjelek-jelekan pemakai linux, yang pake linux jangan menjelek-jelekan yang bukan pemakai linux. itu adalah pilihan.

that’s all.

wassalamualaikum wr. wb.

buy & download Revolution Os books

Penyimpanan dan pengorganisasian file di ubuntu

di windows, disk drive dan partisi di identifikasikan dengan simbol huruf, misal C: , D: . di dalam dunia linux semuanya dianggap sebagai sebuah file/folder, jadi jangan bingung jika tak ada drive C:.

untuk memahami filesystem di linux coba kita lihat di terminal, ketikkan perintah ls di terminal, didalamnya terdapat banyak folder-folder yang memiliki beragam kegunaan. berikut penjelasanya:

  • /boot : folder ini berisi file-file penting untuk melakukan booting pada komputer, termasuk boot loader dan kernel.
  • /dev : setiap device dalam komputer kita seperti harddisk, soundcard, webcam, terdapat di dalam folder ini
  • /etc : file-file konfigurasi dari software yang terinstall terletak di folder ini, seperti konfigurasi apache2, bind, dhcpd, wvdial
  • /home : setiap user account di dalam sistem mempunyai direktori home disini
  • /lib : library penting software terletak disini
  • /media : tempat me mount device seperti harddisk, usb, cdrom. dulu me-mount device terletak pada direktori /mnt
  • /mnt : tempat me mount device seperti harddisk, usb flashdisk, cdrom, ini digunakan pada sistem lama, di ubuntu me mount device di direktori /media
  • /opt : software opsional dapat anda install disini, seperti lampp, ataupun software yang anda buat sendiri.
  • /proc/sys : folder ini berisi informasi tentang sistem yang sedang berjalan
  • /root : merupakan home direktori bagi super user utama
  • /bin : software yang sangat penting yang dijalankan saat booting terletak disini
  • /sbin : software yang hanya boleh dijalankan oleh super user disimpan disini
  • /usr : software-software umunya terinstal disini
  • /var : folder ini berisi log-log tentang sistem anda

refrensi : official ubuntu book

Buy Official Ubuntu Book, The (5th Edition)


Beginning the Linux Command Line

Acer 4736 brightness on Ubuntu

Saya mengalami masalah dengan acer 4736 & Ubuntu 10.04, brightness key tidak bisa berfungsi (fn+panah kiri/kanan). tapi sekarang masalah tersebut terpecahkan, yaitu dengan mengganti dan menambahkan:
acpi_osi=Linux
dan
nomodeset acpi_backlight=acer
di file konfigurasi “/etc/default/grub”.

berikut langkah-langkahnya:
$sudo nano /etc/default/grub

cari baris:
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT= isikan di dalamnya: "acpi_osi=Linux"

GRUB_CMDLINE_LINUX= kemudian isikan di dalamnya "nomodeset acpi_backlight=acer"

setelah itu update grub anda:
$sudo update-grub
kemudian restart… ini sudah dicoba di acer 4736 saya, untuk laptop lain yang mengalami masalah yang sama silakan dicoba, atau untuk lebih jelasnya kunjungi https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/acpid/+bug/392948